Preparing secure stream…
Chapters: 73
Play Count: 1,408
Sinopsis - Nasib Putri Mahkota Episode 4 - Layar Dracin - Juwita Sieri lahir jadi putri sulung keluarga Sieri. Tubuhnya lemah, hidup di Kuil Bulanir 16 tahun. Setelah dewasa, nasib buruknya belum hilang. Dia harus banyak berbuat baik, jika tidak bisa mati muda. Siapa pun yang baik padanya akan ikut terkena sial. Selengkapnya dapat anda ikuti alur ceritanya Nasib Putri Mahkota Episode 4
Siti Rahmah memilih hidup santai di Istana Dalam guna menghindari intrik yang melelahkan. Namun usai membantu Lia Mulia menemukan kucingnya, hidup Siti mulai penuh kejutan tak terduga. Dengan kecerdikan serta sikap cuek ia berhasil mengatasi segala masalah hingga meraih hidup impian dan membawa kedamaian bagi seluruh istana.
Cynthia Suryandi, arwah pahlawan gugur, meminjam tubuh Siti Nara untuk membantu Andi Pratama jadi putra mahkota. Ia sembuhkan Andi, kalahkan pengkhianat, dan pulihkan nama keluarganya. Setelah identitasnya terbongkar, ia lenyap menjadi abu, namun tiga tahun kemudian bangkit kembali sebagai putri.
Putri Nara, seorang peramal modern, tiba-tiba terbangun di era kerajaan sebagai Penasihat Kerajaan berpenampilan pria. Ia terjebak dalam intrik politik dan identitas tersembunyi. Lewat kecerdasan dan kartu tarot, Nara membantu Pangeran Jaya menggagalkan kudeta, akhirnya mengungkap jati diri dan menjadi Putri Mahkota.
Putri Ayu, pemimpin Laskar Bayangan, menyelamatkan Pangeran Mahkota Raden Bagus dari bahaya. Namun, saat pernikahan, sang pangeran justru memilih Indah Sari. Putri Ayu tak mencari cinta, melainkan kekuasaan. Dengan kecerdasan dan keteguhan hati, ia membalas penghinaan.
Ayu jatuh cinta pada Adipati Arya, namun pernikahan mereka penuh luka dan pengkhianatan. Setelah keluarganya dibinasakan dan dia sendiri tewas, Ayu terlahir kembali di hari pernikahan. Bertekad mengubah takdir, dia mengungkap bahwa Dewi adalah dalang di balik tragedi. Akhirnya, Ayu dan Arya akhirnya bersatu kembali.
Raden Arya diam-diam mengunjungi Negara Samudra dan bertemu Putri Zena. Hubungan mereka penuh tantangan, dari intrik keluarga hingga konflik dengan Rumah Permata. Setelah saling memanfaatkan dan menyelamatkan, mereka akhirnya bersatu, menghadapi bahaya dan berjuang bersama di Bangsa Barat.
Juwita Sieri lahir jadi putri sulung keluarga Sieri. Tubuhnya lemah, hidup di Kuil Bulanir 16 tahun. Setelah dewasa, nasib buruknya belum hilang. Dia harus banyak berbuat baik, jika tidak bisa mati muda. Siapa pun yang baik padanya akan ikut terkena sial.
Ayu Pratama dan Rama Pradipta terjebak di dunia novel sebagai karakter antagonis dan pasangan suami istri. Menyadari mereka sama-sama penjelajah waktu, keduanya bersekutu untuk mengubah nasib buruk. Dengan bantuan Buku Jawaban, mereka mencari penjelajah waktu ketiga agar bisa kembali ke dunia asal.
Ningtias Wiyata, seorang putri bangsawan yang sangat dimanjakan. Ia jatuh cinta pada orang yang salah, yang menyebabkan kehancuran seluruh keluarganya. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, ia bersumpah akan membalas dendam. "Takdir memberiku kesempatan kedua, di kehidupan yang baru, aku akan membalas semua perbuatanmu."
Dina, seorang dokter wilayah perang zaman modern berubah menjadi putri sah kedua di Kediaman Guru Utama di zaman kuno. Dia bertemu Andi yang seorang putra mahkota usai dicelakai kakak dan calon suaminya. Putra Mahkota yang awalnya benci wanita pada akhirnya malah menyayanginya.