Preparing secure stream…
Chapters: 58
Play Count: 118,016
Sinopsis - Ibu Membelaku Episode 19 - Layar Dracin - Demi putrinya, Cindy agar tumbuh sehat dan bahagia, Linda hidup rendah hati. Namun, Cindy dibully karena disangka miskin, bahkan identitas Linda dirampas oleh ibu teman sekelasnya. Waktu batas kesabaran habis, Linda bangkit melindungi anaknya dan menuntut keadilan. Selengkapnya dapat anda ikuti alur ceritanya Ibu Membelaku Episode 19
Selama tiga puluh tahun, Ibu Sari membesarkan tiga putrinya seorang diri sambil menunggu Pak Arif. Saat ia pulang dengan keluarga baru dan meminta cerai, tiga menantu Ibu Sari membelanya. Rencana pernikahan Nadia dengan keluarga Wijaya gagal, bisnis keluarga Arif runtuh, dan penyesalannya datang terlambat.
Indah Sari tiba-tiba menjadi ibu tiri jahat dalam keluarga Pratama, yang kelak membuat dua anak Tuan Aditya tumbuh menjadi penjahat. Demi bertahan hidup, ia mengubah sikap dan memperbaiki hubungan, tanpa tahu Tuan Aditya juga terlahir kembali. Dari kecurigaan, tumbuh cinta dan kehangatan keluarga.
Bu Sari, seorang wanita modern, tiba-tiba terjebak di era 70-an sebagai ibu bermasalah. Dengan keahlian memasak, ia memperbaiki hubungan keluarga dan bersama suaminya membangun usaha makanan dari peluang bisnis permen kelapa. Bu Sari sukses memberdayakan anggota kompleks dan penyandang disabilitas, hingga produknya terkenal.
Setelah terlibat cinta satu malam dengan Marcel, Tiara hamil. Lima tahun kemudian, Marcel menemukan keberadaan Tiara dan anaknya. Sementara itu, kecemburuan Cindy membuat hidup Tiara terus berada dalam bahaya, tetapi Marcel berdiri di garis depan untuk melindungi mereka.
Setelah hidup penuh penderitaan dengan suami kasar, anak tak berguna, menantu licik, dan cucu nakal, Melati akhirnya bangkit. Di usia 50 tahun, ia berani bercerai dan meninggalkan keluarga yang menyakitinya. Melati kembali ke dunia musik, mengejar impian lamanya, dan bersinar kembali di panggung dengan semangat baru.
Kisah ini menceritakan tentang seorang ibu yang kehilangan suaminya di masa mudanya, hanya bisa hidup saling bergantung dengan putranya. Devi mengadopsi dan menghidupi tiga anak yatim piatu yang tidak memiliki rumah. Untuk membiayai pendidikan anaknya, dia tanpa lelah pergi ke bekerja di lokasi konstruksi. Keempat putranya juga sangat berbakti. Namun, setelah keempat putranya pergi ke kota untuk sekolah, satu per satu dari mereka hilang kabar, membuat Devi sedih.
Demi membesarkan empat putrinya, Ibu Sari rela berkorban bahkan menjual darah untuk biaya sekolah. Namun saat dewasa, putri kandungnya justru menyakiti dirinya. Penantian panjang Ibu Sari akhirnya berbuah manis ketika anak-anak angkatnya kembali pulang membawa kebahagiaan serta kehangatan keluarga yang tulus.
Setelah diperlakukan semena-mena oleh keluarga menantu yang menguasai rumah, Ibu Sari memilih pindah ke panti lansia dan memulai perlawanan. Dengan bantuan pengacara, ia berhasil mengusir para “penumpang gelap” dari rumahnya. Ibu Sari menjual rumah lama, pindah ke tepi laut, dan menikmati kehidupan pensiun yang damai.
Ketika putrinya diintimidasi oleh para penjahat, sang ibu yang berani dan tak kenal takut bangkit seorang diri, menghadapi geng gelap dan menghancurkan mereka demi melindungi anaknya. Kisah penuh aksi dan keberanian seorang ibu yang rela melakukan segalanya demi cinta dan keadilan.
Nadia, anak kandung yang difitnah, dikirim ke rumah sakit jiwa oleh keluarga yang berpihak pada Rara. Saat kembali, ia berubah menjadi wanita tangguh, membongkar kebusukan Rara dan merebut haknya. Didukung Dr. Guntur, Nadia bangkit, membalas ketidakadilan, dan menemukan cinta sejati.